12 Macam Resistor


Macam-macam resistor
Ada bermacam-macam resistor, tetapi yang umum tersedia dipasaran antara lain :

1. Resistor karbon (carbon film resistor) adalah resistor yang bahan resistansinya dari karbon, memiliki nilai resistansi antara 1 ohm - 10 Mega ohm dengan toleransi ±5 - 20%, tegangan maksimum 500 volt , tersedia dalam daya 0.25 - 1 watt.

2. Resistor metaloxide (metaloxide film resistor)adalah resistor yang bahan resistansinya dari logam oxida, memiliki nilai resistansi antara 1ohm  - 1 Mega ohm dengan toleransi ±5 - 10%, tegangan maksimum 750 volt , tersedia dalam daya 1 - 6 watt.

3. Resistor metal film (metal film resistor) adalah resistor yang bahan resistansinya dari logam, memiliki nilai resistansi antara 1ohm  - 10 Mega ohm dengan toleransi ±1-5%, tegangan maksimum 300 volt , tersedia dalam daya 0.5 - 1 watt.

4. Resistor nol ohm (zero-ohmic resistor) adalah resistor yang bahan resistansinya dari logam, memiliki nilai resistansi  antara 0 (nol) ohm hingga 10x10-3 ohm, tegangan maksimum 300 volt , dengan arus maksimum 3 Ampere.

5. Resistor ohm rendah (low-ohmic resistor)adalah resistor yang bahan resistansinya dari logam, memiliki nilai resistansi antara 0,1ohm  - 2.2 ohm dengan toleransi ±5 - 20%, tegangan maksimum 300 volt , tersedia dalam daya 1 - 2 watt.

6. Resistor ohm tinggi (high-ohmic resistor)adalah resistor yang memiliki nilai resistansi antara 1mega ohm  - 10 giga ohm dengan toleransi ±2 - 20%, tegangan maksimum 3 kilo volt , tersedia dalam daya 1 - 6 watt.

7. Resistor lilitan kawat (wire-wound resistor)adalah resistor yang bahan resistansinya dari lilitan kawat, memiliki nilai resistansi antara 1 ohm  - 56 kilo ohm dengan toleransi ±5 - 10%, tegangan maksimum 500 volt , tersedia dalam daya 1 - 15 watt.


8. Resistor lilitan kawat wadah keramik (ceramic wire-wound resistor) adalah resistor yang bahan resistansinya dari lilitan kawat yang terbungkus dalam wadah dari bahan keramik dengan bentuk vertikal maupun horisontal, memiliki nilai resistansi antara 0.1 ohm  - 56 kilo ohm dengan toleransi ±5 - 10%, tegangan maksimum 1000 volt , tersedia dalam daya 5 - 20 watt.

9. Resistor daya (wire-wound power resistor)adalah resistor yang bahan resistansinya dari lilitan kawat biasanya digunakan pada industri listrik, memiliki nilai resistansi antara 1 ohm  - 39 kilo ohm dengan toleransi ±5 - 10%, tegangan maksimum 2000 volt , tersedia dalam daya 20 - 100 watt.

10. Resistor SMD (surface mount device resistor)adalah resistor yang cara memasangnya ditempelkan pada permukaan PCB, memiliki nilai resistansi antara 0 ohm  - 1 Mega ohm dengan toleransi ±1 - 20%, tegangan maksimum 100 volt .

11. Resistor SMD Jaringan (surface mount device network resistor) adalah resistor yang cara memasangnya ditempelkan pada permukaan PCB tetapi dalam satu kemasan terdapat lebih dari satu resistor, memiliki nilai resistansi antara 0 ohm  - 1 Mega ohm dengan toleransi ±1 - 20%, tegangan maksimum 100 volt .

12. Resistor Jaringan (network resistor) adalah resistor yang dalam satu kemasan terdapat lebih dari satu resistor, memiliki nilai resistansi antara 0 ohm  - 1 Mega ohm dengan toleransi ±1 - 20%, tegangan maksimum 100 volt .

  ©Info Inverter - Todos os direitos reservados.

Template Modifikasi Papih DuL | Topo